American Occupational Therapy Association (AOTA) mendefinisikan Okupasi Terapi adalah
satu satunya profesi yang membantu orang disemua usia untuk melakukan hal yang
mereka inginkan dan mereka butuhkan melalui kegiatan sehari hari sebagai media
terapi. Dari penjelasan diatas bisa kamu liat Okupasi Terapi bisa mengabulkan
semua permintaan kliennya udah kayak pesulap, wah hebat dong, ya jelaslah.
Source : https://www.findlay.edu/health-professions/occupational-therapy/PublishingImages/UI%20Refresh%20-%20Photo%20Web%20Part/OTPhotoGallery3.jpg
Okupasi Terapi itu fokus
agar klien itu mandiri tidak bergantung dengan orang lain, minimal mereka
mandiri untuk mengurus kebutuhan sehari-hari, kemudian produktivitas mereka,
dan terakhir pemanfaatan waktu luang mereka. Okupasi Terapi dapat memberikan treatment
pada kelompok klien pediatri, fisik dewasa, psikososial, dan geriatri. Mungkin cocok buat
kamu yang suka anak-anak karena memberikan terapi ke anak-anak itu sambil
bermain jadinya gak bosen dong kerjanya, atau kamu tertarik bekerja di lingkungan orang dengan
masalah psikososial yang menurutku paling seru bisa nih kamu kuliah di jurusan
Okupasi Terapi.
Source : https://webassets.kctcs.edu/images/global/education-training/occupational-therapy.jpeg
Tapi, mungkin kamu
bingung di Indonesia dimana sih perguruan tinggi yang menyediakan jurusan Okupasi
Terapi ini? Tenang bakal aku kasi tau kok, di Indonesia sendiri jurusan Okupasi
Terapi hanya terdapat di dua perguruan tinggi yaitu Politeknik Kesehatan
Kementrian Kesehatan Surakarta dan Universitas Indonesia. Nah, apasih perbedaan
keduanya? Di Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surakarta menyediakan dua
pilihan yaitu D-III dan sarjana terapan sedangkan di Universitas Indonesia hanya
D-III.
Mungkin cukup sekian dulu dari aku, tread selanjutnya aku bakal jelasin lebih rinci Okupasi Terapi pada pediatri, psikososial, dan fisik dewasa. Salam mahasiswa gabut~


Tidak ada komentar:
Posting Komentar